Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Al-Qolam Malang kembali membuktikan komitmennya dalam mengasah kreativitas mahasiswa. Pada Sabtu (13/06/2026), prodi tersebut sukses menyelenggarakan seminar naskah film yang menghadirkan Prafana Widu Oktendo, atau yang akrab disapa Ipank PWO, seorang sutradara sekaligus penulis naskah film profesional. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk memahami dunia perfilman secara langsung dari praktisinya.
Seminar Eksklusif di Aula Kampus
Bertempat di aula kampus Universitas Al-Qolam Malang, seminar bertajuk “Seminar Naskah Film” ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa aktif serta jajaran dosen Program Studi KPI. Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Hal ini wajar, mengingat dunia perfilman dan penulisan naskah merupakan salah satu kompetensi inti yang sangat relevan dengan konsentrasi penyiaran (broadcasting) yang dikembangkan di prodi tersebut.
Rahasia Dapur Industri Perfilman dari Ipank PWO
Dalam pemaparannya, Ipank PWO membagikan rahasia dapur industri perfilman kepada para peserta. Materi yang disampaikan mencakup bagaimana menemukan ide yang kuat, menyusun struktur plot yang menarik, hingga menerjemahkan gagasan visual ke dalam bentuk naskah (script) yang solid. Pendekatan ini memberikan gambaran utuh tentang proses kreatif di balik sebuah karya film.
“Naskah adalah fondasi dari sebuah film. Sebuah visual yang megah tidak akan punya jiwa tanpa cerita dan karakter yang kuat di dalam naskahnya,” ujar Ipank di hadapan para peserta.
Tidak berhenti pada teori, Ipank juga mengajak mahasiswa untuk membedah beberapa contoh naskah film garapannya. Sesi tanya jawab interaktif pun dibuka, memberi ruang bagi peserta untuk mendiskusikan tantangan nyata yang dihadapi di industri kreatif saat ini.
Menjembatani Teori Akademik dan Realitas Industri
Ketua Program Studi KPI Universitas Al-Qolam Malang mengungkapkan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen prodi untuk menjembatani teori akademik dengan realitas industri. Melalui kehadiran praktisi berpengalaman seperti Ipank PWO, mahasiswa diharapkan tidak hanya mahir secara teoritis, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja kreatif.
“Kami ingin mahasiswa KPI tidak hanya menjadi penikmat media, tetapi juga menjadi kreator konten dan pembuat film yang mampu membawa pesan-pesan positif dan dakwah melalui karya visual yang berkualitas,” tuturnya.
Harapan Lahirnya Sineas Muda Baru
Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan cendera mata kepada pemateri. Melalui kegiatan ini, Prodi KPI Universitas Al-Qolam Malang berharap dapat memantik lahirnya sineas-sineas muda dari kalangan mahasiswa yang siap mewarnai industri perfilman Indonesia. Seminar naskah film ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengubah gagasan kreatif menjadi karya visual yang berdampak.
0 Komentar