Pagak, Malang — Dalam upaya memperkuat kualitas pembelajaran matematika di tingkat madrasah, Program Studi Tadris Matematika Institut Agama Islam (IAI) Al-Qolam Malang menjalin kerja sama penelitian dengan MTs Raudlatul Ulum Pagak. Kolaborasi ini dipimpin oleh Anggita Oktaviana Putri, S.Si., M.Pd., dosen Tadris Matematika, dengan melibatkan tim mahasiswa yang berperan sebagai asisten riset dan pendamping lapangan.

Kegiatan penelitian ini berfokus pada peningkatan efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan strategi dan media belajar yang inovatif, sesuai dengan karakteristik siswa madrasah. Anggita menjelaskan bahwa penelitian ini lahir dari kebutuhan guru dan siswa untuk menemukan cara belajar yang lebih interaktif dan kontekstual. “Pembelajaran matematika di madrasah sering dianggap sulit dan abstrak. Melalui riset kolaboratif ini, kami ingin membantu guru menghadirkan matematika yang lebih dekat dengan kehidupan siswa,” ujarnya.

Penelitian dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan dua siklus kegiatan. Setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus tindakan diarahkan pada penggunaan pendekatan pembelajaran aktif seperti Problem Based Learning (PBL) dan Discovery Learning, dengan dukungan media visual dan lembar kerja siswa yang disesuaikan dengan konteks lokal.

Guru dan dosen bekerja bersama dalam merancang perangkat pembelajaran, sementara mahasiswa membantu melakukan observasi kelas, mendokumentasikan proses belajar, serta menganalisis hasil belajar siswa. Kolaborasi ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung mengenai dinamika pembelajaran di tingkat madrasah dan bagaimana teori pedagogik diterapkan secara nyata.

Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam partisipasi dan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dasar matematika. Siswa menjadi lebih aktif bertanya, berdiskusi, dan berani mengemukakan cara berpikirnya dalam memecahkan masalah. Guru juga merasa terbantu dalam menemukan strategi mengajar yang lebih sesuai dengan tingkat kognitif siswa.

Kepala MTs Raudlatul Ulum Pagak menyambut baik kegiatan ini. “Kami melihat perubahan nyata dalam semangat belajar anak-anak. Pendekatan yang diterapkan membuat pelajaran matematika terasa lebih mudah dan menyenangkan,” ujarnya.

Bagi IAI Al-Qolam, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk memperkuat fungsi tridharma, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian berbasis sekolah mitra. Kolaborasi semacam ini diharapkan menjadi model pengembangan pembelajaran yang dapat diterapkan di madrasah lain di wilayah Malang Raya.

Pagak, Malang — Dalam upaya memperkuat kualitas pembelajaran matematika di tingkat madrasah, Program Studi Tadris Matematika Institut Agama Islam (IAI) Al-Qolam Malang menjalin kerja sama penelitian dengan MTs Raudlatul Ulum Pagak. Kegiatan riset ini dipimpin oleh Anggita Oktaviana Putri, S.Si., M.Pd., dosen Tadris Matematika, dengan melibatkan tim mahasiswa sebagai asisten riset dan pendamping lapangan.

Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, yakni pada 6, 13, dan 20 Januari 2022, di ruang kelas MTs Raudlatul Ulum Pagak. Kolaborasi ini berfokus pada peningkatan efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan strategi dan media belajar inovatif yang sesuai dengan karakteristik siswa madrasah.

Menurut Anggita, penelitian ini lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih interaktif dan kontekstual. “Matematika sering dianggap sulit karena diajarkan secara abstrak. Melalui kolaborasi riset ini, kami berupaya membantu guru mengembangkan model pembelajaran yang membuat siswa memahami konsep, bukan hanya menghafal rumus,” ujarnya.

Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus kegiatan. Tahap pertama melibatkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL), sedangkan tahap kedua memperkuat penerapan Discovery Learning dengan bantuan media visual dan lembar kerja kontekstual.

Guru dan dosen berkolaborasi dalam merancang perangkat pembelajaran, sementara mahasiswa melakukan observasi, dokumentasi, dan analisis hasil belajar siswa. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan konseptual siswa, tetapi juga menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif.

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan partisipasi dan pemahaman siswa terhadap konsep matematika dasar. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 67,5 menjadi 82,4 setelah dua siklus tindakan. Siswa menjadi lebih aktif dalam berdiskusi dan berani mengemukakan ide pemecahan masalah. Guru pun merasa lebih percaya diri menggunakan metode yang melibatkan eksplorasi dan refleksi.

Kepala MTs Raudlatul Ulum Pagak menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Kolaborasi ini memberi warna baru dalam proses pembelajaran di madrasah kami. Siswa terlihat lebih antusias dan guru memperoleh inspirasi baru dalam mengajar,” katanya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. IAI Al-Qolam Malang berkomitmen terus menjalin kemitraan riset dengan sekolah dan madrasah di berbagai daerah untuk memperkuat inovasi pendidikan berbasis kolaborasi.

“Penelitian di sekolah bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga ruang belajar bersama untuk membangun budaya reflektif dan inovatif antara guru, dosen, dan mahasiswa,” pungkas Anggita Oktaviana Putri, S.Si., M.Pd.“Penelitian di sekolah bukan hanya untuk mengukur hasil belajar, tapi juga untuk membangun budaya reflektif antara guru, dosen, dan mahasiswa. Tujuan akhirnya adalah menciptakan pembelajaran matematika yang lebih bermakna,” pungkas Anggita Oktaviana Putri.


admintarbiyah

Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Al-Qolam Malang berdiri pada 10 Februari 2015, salah satu Fakultas yang berdiri dilingkungan Institut Agama Islam Al-Qolam Malang

This is an empty menu. Please make sure your menu has items.