Malang – Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Al-Qolam sukses menggelar pelatihan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada hari Kamis, 31 Agustus 2022. Kegiatan yang diikuti oleh 15 dosen dari berbagai program studi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan lulusan yang kompeten sesuai dengan tuntutan zaman.
Pelatihan yang berlangsung selama setengah hari ini menghadirkan Dr. Malik Abdul Karim sebagai narasumber. Beliau, seorang ahli dalam bidang pendidikan, secara mendalam memaparkan konsep OBE, manfaatnya, serta langkah-langkah implementasinya dalam perancangan kurikulum.
“Kurikulum berbasis OBE merupakan paradigma baru dalam pendidikan yang menempatkan hasil belajar mahasiswa sebagai fokus utama,” ujar Dr. Malik dalam paparannya. “Dengan demikian, seluruh proses pembelajaran dirancang untuk memastikan mahasiswa mencapai kompetensi yang diharapkan.”
Para peserta yang terdiri dari kaprodi dan dosen dari program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Tadris Matematika, Tadris Bahasa Inggris, dan Tadris Bahasa Indonesia tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka aktif berinteraksi dengan narasumber, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah, Masykur Baiquni, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini. “Pelatihan OBE ini merupakan langkah strategis Fakultas Tarbiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kami berharap dengan bekal pengetahuan yang diperoleh, para dosen dapat merancang kurikulum yang lebih relevan dan berorientasi pada kebutuhan pasar kerja,” ungkapnya.

Senada dengan Dekan, Wakil Rektor II, HM. Hasbullah Huda, M.Ag., juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pelatihan ini. “Implementasi OBE merupakan bagian dari upaya IAI Al-Qolam untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Kami yakin bahwa dengan penerapan OBE, lulusan kita akan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.
Sesi Praktik dan Diskusi
Selain pemaparan materi, pelatihan juga diisi dengan sesi praktik dan diskusi. Para peserta diajak untuk merancang modul pembelajaran berbasis OBE untuk mata kuliah yang mereka ampu. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam menerapkan konsep OBE.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya,” ujar seorang peserta dari prodi PAI. “Saya mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana merancang pembelajaran yang lebih berpusat pada mahasiswa.”
Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, para dosen Fakultas Tarbiyah IAI Al-Qolam dapat segera mengimplementasikan kurikulum berbasis OBE di program studi masing-masing. Dengan demikian, lulusan IAI Al-Qolam akan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja dan mampu bersaing di era global.