FTAR : rogram pendampingan masyarakat dalam mensentralisasikan kegiatan ta’lim digelar sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan wawasan keagamaan warga Desa Gondanglegi Kulon. Kegiatan ini dipandu oleh dosen Tika Septia dari Universitas Al Qolam Malang berkolaborasi dengan LAKPESDAM Kab. Malang yang berfokus pada penguatan peran majelis taklim sebagai pusat pembelajaran agama yang teratur, inklusif, dan mudah diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Peserta diajak memahami pentingnya kegiatan keagamaan yang terstruktur untuk membangun keharmonisan sosial.
Pendampingan ini dilaksanakan pada Januari 2023 dengan melibatkan tokoh masyarakat, pengurus majelis taklim, dan warga setempat. Dalam kegiatan tersebut, Tika Septia menjelaskan strategi penyusunan jadwal ta’lim, pemilihan materi keagamaan yang relevan, serta metode penyampaian yang sesuai karakteristik jamaah. Diskusi bersama perangkat desa juga dilakukan untuk merumuskan mekanisme koordinasi agar kegiatan ta’lim dapat berjalan terpusat dan berkesinambungan.
Pada sesi lanjutan, warga diajak mempraktikkan model pengelolaan ta’lim, mulai dari perencanaan tema, penunjukan pemateri, hingga evaluasi rutin. Pendekatan ini mendorong warga untuk aktif terlibat dan merasa memiliki terhadap kegiatan keagamaan desa. Melalui pendampingan ini, diharapkan tercipta suasana keagamaan yang lebih hidup, memperkuat persaudaraan antarwarga, serta membangun masyarakat Desa Gondanglegi Kulon yang lebih religius dan harmonis.