Nadiya. Kamis, 13 Juli 2023

Fakultas Tarbiyah IAI Al Qolam
Dalam kegiatan belajar di kelas berbagai permasalahan sering muncul diantaranya siswa kurang fokus, kurang aktif dalam mengikuti pelajaran, suka malas, dan tidak punya semangat belajar. Hal tersebut berdampak pada kurangnya kemampuan siswa dalam dalam menguasai kompetensi belajar yang diajarkan dan siswa akan cenderung lebih malas dalam menuntut ilmu dan meraih kesuksesan. Meraka tidak punya semangat yang tinggi dalam belajar sehingga mereka sekolah hanya sebatas kegiatan yang pada umumnya dilakukan oleh banyak anak.
Rabu, 28 Juni 2023 kami mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia semester enam melakukan seminar di SMP PGRI Assarqowi Dusun Sonokembang, Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. yang di hadiri oleh sekitar 20 siswa. Acara seminar tersebut berisi tentang “Membangun Fondasi Kesuksesan”. Para siswa pun banyak yang antusias mengikuti acara seminar tersebut walupun ada juga sebagaian siswa yang kelihatannya hanya terpaksa mengikuti seminar tersebut. Acara pertama di buka oleh moderator Sovi Oktavia dilanjutkan dengan ice bereaking dan sedikit cerita kehidupan penuntut ilmu yang disampaikan oleh Nadiya, pemaparan materi oleh Eka Putri Vania dan ditutup dengan permainan oleh Widya Safitri.
Dalam seminar tersebut menyampaikan mengenai menjadi produktif dimasa remaja adalah hal yang penting untuk mengembangkan diri , memperisiapkan masa depan, dan mencapai kesuksesan. Dengan adanya seminar ini guru di SMP PGRI assarqowi berharap supaya siswa-siswi disana bisa lebih semangat lagi dalam belajar dan mengejar masa depan yang sukses.

Banyak cara menjadi remaja produktif, apalagi di era digital saat ini, sumber daya, dan informasi melalui jaringan internet mudah di akses. Adanya banyak situs web, ebook, dan media sosial dapat membantu remaja mempelajari keterampilan baru, mengembagkan minat dan bakat, serta mencari saran dari ahli dan mentor untuk menjadi remaja yang produktif.
Sayangnya, kemudahan ini belum mampu menggerakkan mereka menjadi remaja yang produktif, justru mereka terjebak dibelantara digital, menjadi pecandu game online, situs dewasa, maupun media sosial. Remaja produktif adalah sebutan untuk remaja yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang berguna atau memiliki manfaat, baik untuk diri sendiri mapun untuk orang lain. Remaja produktif merujuk pada remaja yang mampu melakukan kegiatan atau aktivitas yang produktif dengan tujuan untuk mengembangkan potensi diri, memperoleh pengalaman baru, meningkatkan keterampilan, mencapai tujuan hidup, dan memberikan kontribusi positif pada lingkungan sekitar.
Seminar ini sangat penting karena banyak sekali permasalahan yang terjadi dalam masalah remaja penuntut ilmu dimana mereka cenderung lebih mengisi hari-hari mereka dengan hal-hal yang kurang bermanfaat dan tidak mengarah peda masa depan dalam meraih kesuksesan.
Cara yang dapat membantu menjadi produktif di masa remaja: Tetapkan tujuan, menejemen waktu, belajar dan meningkatkan diri, terlibat dalam kegiatan ektrakurikuler, ambil bagian dalam proyek atau pekerjaan sampingan, kelola keseimbangan hidup, ambil resiko dan jangan takut gagal, gunakan teknologi dengan bijak, jalin hubungan yang bermakna, jaga kesehatan fisik dan ental, jelajahi minat dan bakat, dan nikmati prosesnya. Ingatlah bahwa menjadi produktif adalah tentang memanfaatkan waktu dan energi untuk halhal yang positif. Tetaplah konsisten , disiplin, dan berkomitmen terhadap upaya yang selama ini kita lakukan.
Seminar ini merupakan gerakan yang dikembangkan awal oleh Dekan Fakultas Tarbiyah Muhammad Masykur Izzy Baiquni.