Malang – Guna menyiapkan rangkaian Kegiatan Belajar Mengajar Semester Ganjil 2024-2025, Universitas Al-Qolam Malang menyelenggarakan rapat akbar bersama seluruh dosen pada Jumat, 20 September 2024. Pertemuan tersebut mempertemukan para pendidik dari sejumlah fakultas, di antaranya Fakultas Dakwah dan Syari’ah, Fakultas Tarbiyah, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Forum ini sekaligus menjadi momentum penting dalam perjalanan program Kampus Merdeka yang berjalan di lingkungan universitas tersebut.
Dalam rapat itu, sejumlah gagasan inovatif dan kebijakan baru dipaparkan sebagai pembeda dari semester-semester sebelumnya. Hingga saat ini, telah ditetapkan pula kebijakan yang memungkinkan mahasiswa mengambil mata kuliah lintas program studi maupun lintas fakultas. Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Al-Qolam Malang, Ahmad Beadie Busyroel Basyar, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kapasitas intelektual yang memadai. “Kami berharap mahasiswa memiliki kemampuan berpikir yang kuat, yang dibutuhkan di mana pun mereka berkiprah. Sebagai contoh, mahasiswa Ekonomi Syariah dapat mengambil mata kuliah Matematika Ekonomi dari Jurusan Matematika, atau mata kuliah Peradilan dari Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah. Hal tersebut diperbolehkan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Sarana Prasarana, M. Hasbulloh Huda, menyampaikan bahwa pihak kampus juga telah menyediakan ruang dan fasilitas mutakhir guna memperkuat kemampuan serta kapasitas setiap program studi dalam membina mahasiswa. Sejumlah fasilitas yang kini telah tersedia dan siap digunakan pada semester ganjil ini antara lain ruang peradilan semu, ruang micro teaching, studio podcast, dan laboratorium komputer.
Rektor Universitas Al-Qolam Malang, Dr. KH. Muhammad Adib, menegaskan bahwa inovasi serta peningkatan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing kampus. “Langkah-langkah ini merupakan wujud komitmen kami untuk menjadikan Universitas Al-Qolam Malang sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing, sekaligus menjawab tanggung jawab yang melekat pada predikat ’Universitas’ yang telah disematkan kepada kami,” ujarnya.
Penulis: Muhammad Ulil Albab, S.H
Editor: Muhammad Ulil Albab, S.H
Sumber Gambar: Muhammad Ulil Albab, S.H