By. Tika Septia
Malang, 14 Oktober 2022
Indonesia merupakan pengguna aktif internet yaitu lebih dari 70% penduduk Indonesia. Namun, masih banyak penduduk Indonesia yang hanya mampu menerima informasi tanpa kemampuan memahami dan mengolah informasi tersebut secara baik, sehingga masih banyak masyarakat terpapar oleh informasi yang tidak benar. Tak dapat dipungkiri, perkembangan dunia digital telah menyasar ke segala sisi kehidupan. Saat ini, rasanya hampir tidak ada sisi kehidupan manusia yang tidak terpengaruh proses digitalisasi.

Bagaimana sebaiknya generasi milenial dan generasi Z menghadapi dunia digital? Salah satu cara adalah mengembangkan kecakapan digital. Kecakapan digital/literasi digital adalah kecakapan/kemampuan dalam memahami, mengoperasikan, menggunakan dan memanfaatkan teknologi untuk mengakses dan mengelola informasi. Kecakapan digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan untuk menggunakan gawai, tetapi juga cerdas dan bijak dalam menggunakannya.
Berkembangnya teknologi perlu diimbangi kesadaran untuk menjaga etika dan moral dalam berkomunikasi. Tanpa disengaja ada hal-hal yang dianggap kecil, tapi dapat mendatangkan masalah di ruang digital atau media sosial. Dalam ruang digital akan terjadi interaksi dan komunikasi dengan berbagai perbedaan kultural sehingga sangat mungkin pertemuan secara global tersebut memerlukan standar baru tentang etika dalam berinternet (Etika Digital).
Etika digital adalah kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan dan mengembangkan tata Kelola etika digital dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan etika digital adalah mencegah tindak kejahatan dan melindungi keselamatan pribadi, mencegah pelanggaran hukum di dunia maya. Netiket atau etika dalam ruang digital sama pentingnya dengan etika di ruang nyata, bahkan bagaimana kita berperilaku di ruang digital harus selaras dengan kehidupan sehari-hari.

Mengingat pentingnya Pengetahuan tentang literasi digital dan etika digital,
IAI AL Qolam bekerja sama dengan SMK Widya Dharma Turen Melaksanakan Seminar denga tema Literasi Digital yang Beretika. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 13 Oktober 2022 dihadiri oleh siswa SMK Widya dharma Turen. Kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi siswa terkait kecakapan digital dalam bermedia sosial, sehingga siswa dapat menjadi pribadi yang lebih baik dalam dunia maya. Melalui seminar ini diharapkan siswa juga dapat terhindar dari tindakan perundungan digital/ CyberBullying yang saat ini marak terjadi.