Oleh : Al farisi. 21 Desember 2023

Pada hari kamis, 21 Desember 2023 Pondok Pesantren Tahfdzul Qur’an As-syadzili 4, yang berada di JL. K.H. HASYIM ASY’ARI Putuk Rejo Gondanglegi Malang. Telah mengadakan kegiatan Simposium Alqur’an dengan tema “Metodologi dan strategi karakterisasi alqur’an pada santri”. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Syekh Dr. Muhammad bin ‘Ali Alba’athiyah yang merupakan Rektor Universitas Al-Imam Syafi’i, Hadramaut, Yaman. serta pakar-pakar alquran atau kiyai-kiyai juga turut hadir dalam kegiatan ini.

Beliau Syekh Dr. Muhammad bin ‘ali Alba’athiyah yang merupakan Pemateri utama dalam kegiatan ini banyak menyampaikan terhadap fungsi dan keutamaan alquran. Beliau memaparkan bahwa Al-qur’an adalah sumber segala hukum yang ada dimuka bumi ini, dalam artian dalam al-qur’an telah dijelaskan tentang semua hukum, baik hukum yang mengandung aturan-aturan terkait dengan syariat islam, atau kehidupan sehari-hari yang sebenrnya itu sudah ada penjelasannya didalam alquran namun kita mengabaikannya dan ekstrimnya lagi menganggap tidak ada dalam alqur’an yang hal itu disebabkan oleh ketidak tahuan atau keawaman manusia.

Dalam alquran sebenarnya juga telah ada ilmu-ilmu umum yang kita kenal sekarang seperti, Matematika atau ilmu berhitung bahkan matematika ini juga di sebut ilmu bumi, Sosiologi, IPA dan lain sebagainya. Kemudian beliau juga sempat bercerita tentang satu kisah ulama Mesir yang bernama Syekh Al-Mutawali dimana beliau merupakan ahli tafsir yang sangat alim, ia mempelajari al qur’an secara memdalam sampai pada akar-akarnya dan beliau juga menyampaikan bahwa semua ilmu itu ada didalam al qur’an. Pada satu waktu dalam suatu seminar Syekh Al Mutawali pernah ditanyai oleh seorang orientalis dimana seminar itu memang banyak orang dihadiri oleh orang-orang orientalis baik laki-laki maupun perempuan dengan tujuan, mereka sebenarnya ingin mencari kelemahan dalam islam. Namun karena kealiman dan kepintaran syekh Al Mutawali tentu alquran yang menjadi pijakan utama dalam islam bukan membuat islam menjadi semakin turun melainkan semakin harum terkenal dengan ke autetikannya. “Ya yekh jika memang benar semua ilmu bahkan hukum itu ada didalam alquran, coba syekh jawab dapat berapa rotikah gandum satu kresek(1kilo)? dengan menggunakan dalil atau ilmu dari dalam alquran”, pertanyaan yang dilontarkan oleh salah satu pemuda dari orientalis. kemudian, syekh yang mendengar pertanyaan itu terdiam sejenak dan menelepon orang tukang roti dikampungnya dan bertanya kepada tukang roti ini sebagaimana pertanyaan yang dilontarkan oleh pemuda orientalis ini. Setelah menelepon beliau langsung menjawab pertanyaan itu dengan jawaban dari tukang roti yang diteleponnya, yang sudah tentu jawaban itu benar karena dilansir langsung dari situkang roti. “memang benar syekh jawabannya demikian, cuman syekh menjawab pertanyaan saya bukan dari dalam al qur’an melainkan jawaban dari tukang roti yang syekh telepon tadi. Nah dari itu berarti tidak semua ilmu tidak ada dalam al qur’an” sanggah si pemuda orientalis itu. “Saya bertanya kepada tukang roti itu karena saya tidak tahu, dan dia(tukang roti) sudah pasti tau jawabannya karena pekerjaannya adalah membuat roti. Saya bertanya demikian, karena sesuai dengan tuntutan dan perintah yang ada dalam alqur’an yang berbunyi,

فَسۡ‍َٔلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلذِّكۡرِ إِن كُنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ

Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kalian tidak mengetahui. (an-Nahl: 43)” jawabnya syekh. “Syekh dari situ berarti bisa di jawab bahwa semuanya sudah pasti ada dalam alquran karena saya tidak tahu dan kemudian bertanya kepada yang lebih tahu itu juga adalah isi perintah yang ada dalam alqur’an” tambahnya.

Dari cerita diatas memang tidak bisa dipungkiri bahwa semua ilmu itu sudah pasti ada didalam al qur’an. Sebab al qur’an bukanlah kitab yang dibuat oleh manusia melainkan kitab yang langgsung diturunkan oleh Allah swt. Kepada nabi Muhammad yakni nabi yang memberikan rahmat kepada semua isi alam dan sekaligus nabi terakhir dari nabi-nabinya Allah yang tidak mungkin ada nabi lagi setelahnya.

Kategori: Literasi

admintarbiyah

Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Al-Qolam Malang berdiri pada 10 Februari 2015, salah satu Fakultas yang berdiri dilingkungan Institut Agama Islam Al-Qolam Malang

This is an empty menu. Please make sure your menu has items.